Kembali ke : Halaman Utama
Pengaruh Kalor Terhadap Perubahan Wujud Benda

Melebur / Mencair
- Proses perubahan wujud benda dari padatan menjadi cairan
- Proses ini sangat memerlukan kalor. Benda harus mendapatkan dan menyerap kalor dari luar untuk dapat mencair.
Contoh :
- es batu yang mencair menjadi air jika didiamkan di udara terbuka,
- coklat yang melebur saat dipanaskan dengan air panas,
- batang lilin yang melebur ketika mendapatkan panas dari nyala api.
- margarin yang meleleh saat dipanaskan
- gula yang meleleh saat dipanaskan
Membeku
- Proses perubahan wujud benda dari cairan menjadi padatan.
- Dalam proses ini tidak diperlukan kalor. Benda justru harus membuang kalor yang terdapat di dalam partikelnya untuk dapat membeku.
Contoh :
- air yang dimasukkan dalam frezzer di kulkas akan mengeras (pembuatan es batu)
- lelehan lilin yang yang kembali mengeras ketika menyentuh lantai yang dingin,
- minyak goreng yang mengental saat cuaca dingin,
- cairan agar-agar menjadi beku dan kenyal setelah dibiarkan di suhu yang dingin,
- gula yang dilelehkan kembali beku setelah dibiarkan di suhu ruangan atau diletakkan di lemari pendingin
Menguap ( Evaporasi )
- Proses perubahan wujud benda dari cairan menjadi gas.
- Proses ini sangat memerlukan kalor. Benda harus mendapatkan dan menyerap kalor dari luar untuk dapat menguap.
Contoh :
- air yang terlalu lama dimasak akan berubah menjadi uap air,
- air di laut-sungai-danau akan menguap saat matahari bersinar terik,
- cairan minyak wangi yang menghilang setelah disemprotkan,
- bensin yang akan habis jika dibiarkan dengan udara terbuka.
Mengembun ( Kondensasi )
- Proses perubahan wujud benda dari gas menjadi cairan
- Dalam proses ini tidak diperlukan kalor. Benda justru harus membuang kalor yang terdapat di dalam partikelnya untuk dapat mengembun
Contoh :
- titik-titik air yang ditemukan di tepi daun atau rumput saat pagi hari,
- titik-titik air di tutup gelas yang berisi air panas,
- titik-titik air di sisi luar gelas saat gelas diisi air es.
- perubahan uap air menjadi awan di atmosfer
Menyublim ( Sublimasi )
- Proses perubahan wujud benda dari padatan menjadi gas.
- Proses ini sangat memerlukan kalor. Benda harus mendapatkan dan menyerap kalor dari luar untuk dapat menyublim.
Contoh :
- kamper yang dibiarkan di udara terbuka akan hilang karena menyublim menjadi gas,
- uap dari es batu yang dikeluarkan dari frezzer,
- uap es kering yang dibiarkan di udara terbuka.
Mengkristal ( Deposisi )
- Proses perubahan wujud benda dari gas menjadi padatan.
- Dalam proses ini tidak diperlukan kalor. Benda justru harus membuang kalor yang terdapat di dalam partikelnya untuk dapat mengembun.
Contoh :
- uap air yang langsung mengkristal menjadi kristal salju,
- terbentuknya bunga es dalam kulkas,
- proses pembuatan garam halus dan gula murni halus,
- pembuatan vetsin (micin), pembuatan serbuk kopi tanpa ampas.
Kalor dalam Proses Perubahan Wujud Air

Penjelasan Fase
K1
- Selama fase ini, kalor digunakan dalam waktu beberapa saat, wujud air masih tetap dalam bentuk es batu yang utuh.
- Kalor digunakan untuk menaikkan suhu es batu dari -40°C menjadi 0°C.
K2
- Selama fase ini, kalor digunakan dalam waktu relatif agak lama untuk mengubah wujud dari padatan menjadi cairan (mencair).
- Dalam waktu ini,- dalam tekanan normal, suhu akan bertahan pada 0°C, dari mulai mencair sampai menjelang seluruh es batu selesai mencair walaupun kalor yang digunakan bertambah. Artinya selama proses mencair air akan bertahan pada suhu 0°C.
K3
- Selama fase ini, kalor digunakan dalam waktu beberapa saat, wujud air masih tetap dalam cairan.
- Kalor digunakan untuk menaikkan suhu air dari 0°C menjadi 100°C.
K4
- Selama ini kalor digunakan dalam waktu relatif agak lama untuk mengubah wujud dari cairan menjadi gas (menguap).
- Dalam waktu ini,- dalam tekanan normal, suhu akan bertahan pada 100°C, dari mulai menguap sampai menjelang seluruh air telah menguap walaupun kalor yang digunakan bertambah. Artinya selama proses menguap air akan bertahan pada suhu 100°C.
K5
- Selama fase ini, kalor digunakan untuk mempertahankan air dalam bentuk uap air.
- Kalor digunakan untuk menaikkan suhu uap air dari 100°C menjadi 120°C.
Recent Comments