JAKARTA – Kompleks Sekolah Strada Gunung Sahari 88, Jakarta Pusat, kembali dipenuhi keseruan melalui ajang tahunan bertajuk Okstrafest 2026 (Oktober Strada Festival). Kegiatan open house ini digelar untuk menyapa masyarakat luas sekaligus mengenalkan lingkungan Sekolah Strada Kompleks Gunung Sahari. Lewat acara ini, sekolah-sekolah di sekitar turut diundang untuk berkompetisi secara sehat, berkreasi, dan saling menjalin silaturahmi.
Dengan mengusung tema yang hangat, “Together We Create, Together We Inspire”, Okstrafest 2026 ingin mengajak semua warga sekolah untuk saling menginspirasi lewat karya dan kebersamaan. Rangkaian acaranya terbagi menjadi dua bagian utama, yaitu kompetisi antarsekolah dan acara puncak pentas seni.
Keceriaan Lomba Okstrafest Unit SD Strada Van Lith I
Untuk ajang perlombaan unit SD pada Kamis, 15 Oktober 2026. Dalam perlombaan tersebut, SD Strada Van Lith I menyambut antusias kedatangan adik-adik dari berbagai Taman Kanak-Kanak (TK). Panitia telah menyiapkan dua cabang lomba yang interaktif dan pas untuk mengasah tumbuh kembang anak, yaitu Lomba Melengkapi Gambar dan Lomba Petualangan Warna. Suasana di area sekolah pun langsung berubah riuh dan penuh keceriaan sejak pagi hari.
Pada Lomba Melengkapi Gambar, sebanyak 24 peserta cilik beradu imajinasi dengan sangat tekun. Mereka ditantang untuk melengkapi bentuk gambar yang sudah disediakan panitia, lalu mewarnainya dengan kombinasi warna terbaik. Menggunakan jemari mungil mereka, para peserta tampak sangat fokus dan percaya diri menghasilkan karya yang penuh warna dan menggemaskan.
Tak kalah seru, Lomba Petualangan Warna menghadirkan suasana permainan yang aktif dan melatih kerja sama. Diikuti oleh 7 tim dari berbagai TK, para peserta diajak berlari mengumpulkan bola-bola plastik sesuai petunjuk warna dari panitia. Sorak-sorai dari para guru pembimbing serta orang tua di tepi lapangan makin menambah hangat dan maraknya suasana perlombaan.
Dari setiap mata lomba, panitia menentukan 3 pemenang terbaik sebagai juara 1, 2, dan 3. Seluruh rangkaian lomba berjalan lancar, menyenangkan, dan berkesan bagi para peserta. Wajah-wajah gembira tampak terpancar dari anak-anak TK yang telah berjuang dan memberikan penampilan terbaik mereka di SD Strada Van Lith I.
Puncak Acara Oktrafest Pentas Seni, Pengumuman Juara, dan Kejutan Bintang Tamu
Kemeriahan Okstrafest 2026 berlanjut ke acara puncak yang diselenggarakan pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Dipusatkan di panggung utama lapangan sekolah Kompleks Strada Gunung Sahari 88, acara dimulai sejak pukul 09.00 WIB. Suasana lapangan tampak sangat ramai dihadiri oleh para siswa dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMK, peserta lomba, pengawas sekolah, Kepala Bagian Pendidikan Perkumpulan Strada, serta para orang tua murid.
Rangkaian acara diawali secara tertib dengan doa bersama yang dipandu oleh MC Mickey Joung, dilanjutkan pertunjukan seremonial dari Ansembel gabungan SD-SMP membawakan lagu Indonesia Raya dan Mars Strada. Acara kemudian dibuka secara resmi setelah penyampaian sambutan dari Ketua Panitia, Kepala Kompleks, Pengawas Cabang Perkumpulan Strada, hingga perwakilan Yayasan Perkumpulan Strada.
Panggung pentas seni kemudian langsung menyuguhkan berbagai penampil menarik dari seluruh unit sekolah di Kompleks Strada Gunung Sahari 88. Penonton disuguhkan beragam aksi panggung yang memukau, seperti Tari Tradisional ‘Ayam Den Lapeh’ dari siswa TK, penampilan vokal Diva Komplek, suguhan musik Band SMP dan SMK, tarian energik Modern Dance SD, aksi Hiphop Betawi, hingga tarian kreasi nusantara dari siswa SMK.
Di sela-sela pertunjukan seni dan sesi fun games yang interaktif, panitia juga mengumumkan para pemenang dari deretan lomba yang telah berlangsung. Tepuk tangan riuh terdengar saat nama-nama juara dipanggil ke atas panggung untuk menerima piala dan penganugerahan, termasuk sesi pengumuman juara lomba SD yang dibawakan langsung oleh Pak Albert. Sesi ini menjadi momen yang membanggakan bagi para siswa yang telah berusaha maksimal.
Suasana Okstrafest 2026 makin pecah saat memasuki panggung Guest Star pada siang hari. Kehadiran bintang tamu EDT dan Petrus Mahendra berhasil membawa keceriaan luar biasa bagi seluruh hadirin. Penampilan EDT kian semarak saat para guru dan para murid bergabung menjadi satu bersama di tengah lapangan. Dipungkas dengan penampilan Petrus Mahendra yang membawakan lagu-lagu hits, seluruh murid, guru, dan orang tua larut bernyanyi bersama. Sembari di sela-sela penampilan Mahen mengajak hadirin berdoa bagi Indonesia yang mengalami permasalahan dan bencana dengan mendoakan 3 x Salam Maria. Acara ditutup dan berakhir manis pada pukul 15.00 WIB.
Recent Comments