
Kembali ke Halaman Utama
Ketakutan Para Murid Yesus
Pada saat para murid masih bersama dengan Yesus, masih banyak para murid belum mengerti akan misi Yesus. Banyak para murid Yesus yang menganggap bahwa Yesus akan menyelamatkan mereka dan bangsa Israel dari kekuasaan orang Romawi yang menjajah mereka waktu itu.
Termasuk saat Yesus ditangkap dan adili dan disalibkan banyak murid yang merasa kebingungan dan ketakutan, kehilangan harapan. Bahkan ketika mendengar kabar Yesus telah bangkitpun, para murid juga masih belum begitu percaya.
Baca juga : Yesus Menderita, Wafat, dan Bangkit

Yesus menampakkan diri kepada para murid-Nya
Setelah Yesus menampakkan diri kepada para murid beberapa kali, keyakinan dan hara-pan para murid mulai tumbuh kembali. Yesus meminta para murid agar mereka tetap tinggal di Yerusalem dan menjanjikan penolong bagi murid-muridNya. Setelah 40 hari dari kebangkitanNya, Yesus naik ke Surga.

Yesus naik ke Surga
Turunnya Roh Kudus Membawa Harapan Baru
Selama beberapa hari, para murid berkumpul di sebuah rumah dengan bertekun dalam doa menantikan janji Yesus. Setelah 9 hari berdoa, tepat hari ke-10 mereka menerima Roh Kudus. Roh Kudus yang dijanjikan oleh Yesus sebagai penolong. Roh Kudus turun dalam rupa tiupan angin dan lidah-lidah api yang hinggap di atas para murid. Peristiwa ini terjadi pada hari Pentakosta. Dengan menerima Roh Kudus, para murid menerima kekuatan dan semangat baru.
Bacalah Kisah Para Rasul 2 : 1 – 21 berikut ini!
|
Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit. Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak. Mereka bingung karena mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri. Mereka semua tercengang-cengang dan heran, lalu berkata: “Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea? Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita: kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia, Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma, baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah.” Mereka semuanya tercengang-cengang dan sangat termangu-mangu sambil berkata seorang kepada yang lain: “Apakah artinya ini?” Tetapi orang lain menyindir: “Mereka sedang mabuk oleh anggur manis.” Maka bangkitlah Petrus berdiri dengan kesebelas rasul itu, dan dengan suara nyaring ia berkata kepada mereka: “Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini. Orang-orang ini tidak mabuk seperti yang kamu sangka, karena hari baru pukul sembilan, tetapi itulah yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi Yoel: Akan terjadi pada hari-hari terakhir — demikianlah firman Allah — bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi. Juga ke atas hamba-hamba-Ku laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu dan mereka akan bernubuat. Dan Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di atas, di langit dan tanda-tanda di bawah, di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap. Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan, hari yang besar dan mulia itu. Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan. |
Peristiwa Pentakosta terjadi 50 hari setelah kebangkitan Yesus. Karena Roh Kudus, para murid menerima kembali harapan baru untuk mewartakan Yesus ke seluruh dunia. Mereka menerima karunia mampu berbicara dalam berbagai bahasa dan setiap perkataan para murid dipahami oleh semua orang. Pentakosta adalah hari kelahiran Gereja, karena para murid menerima kekuatan dari Allah untuk mulai mewartakan Injil ke berbagai tempat.
Karya Roh Kudus adalah menguatkan para murid Yesus. Melalui Roh Kudus ini pula para murid Yesus mendapatkan aneka karunia yang dibutuhkan sebagai para murid Yesus yang mewartakan Sang Guru. Sejak itu pula, para murid Yesus disebut sebagai rasul. Rasul artinya orang yang mewartakan Kabar Gembira Yesus Kristus kepada banyak orang. Para rasul mulai menyebar ke berbagai penjuru daerah..
Roh Kudus adalah pribadi Allah karena Dia berasal dari Bapa. Roh Kudus menguatkan dan memberikan karunia bagi manusia. Roh Kudus ialah Penolong, Penghibur, dan Kebenaran. Roh Kudus akan menyertai para murid dan kita semua selama-lamanya.

Roh Kudus turun atas para rasul
Tujuh karunia Roh Kudus adalah kebijaksanaan, pengertian, pengenalan, nasihat, kesalehan, keperkasaan dan takut akan Tuhan (lih. Yes 11:2-3)
- Karunia kebijaksanaan memampukan seseorang memandang dan menyadari sesuatu sesuai kehendak Tuhan.
Contoh : dalam melakukan tugas sehari-hari, kita bisa menyadari bahwa Tuhan yang memberikan tugas kepada kita untuk kebaikan kita, keluarga, masyarakat, dan semua ciptaanNya. - Karunia pengertian memampukan orang untuk memahami kebenaran, dan dapat membedakan yang benar dan yang salah.
Contoh : ketika saat jam 06.30, kita dihadapkan pilihan untuk belajar atau bermain atau menonton televisi, dan kita dapat menentukan pilihan yang benar dari pilihan-pilihan itu. - Karunia pengenalan memberikan kemampuan untuk menemukan karya Allah dalam benda/ makhluk ciptaan Allah dan peristiwa-peristiwa sehari-hari.
Contoh : saat bangun tidur dan kita melangkah ke luar rumah, kita menyadari bahwa Tuhanlah yang berkarya kepada kita dengan memberikan nafas kehidupan melalui udara dan cahaya matahari yang menyehatkan. - Karunia nasihat membuat seseorang mengetahui kehendak Allah, terutama dalam keadaan-keadaan yang sulit.
Contoh : saat dalam keadaan sakit kamu tetap menyadari kehendak Allah. - Karunia kesalehan membuat seseorang menghormati, menyembah dan mengasihi Allah serta selalu melakukan kehendak-Nya.
Contoh : setiap hari kamu rajin berdoa dan merayakan Ekaristi pada hari Minggu dan hari-hari raya dengan sikap penuh hormat dan bakti kepada Tuhan. - Karunia keperkasaan membuat seseorang berani melakukan tugas yang diberikan Tuhan, tanpa mengandalkan kemampuan diri sendiri, tapi pada kekuatan Tuhan.
Contoh : suatu hari, saat berangkat sekolah kamu harus jalan kaki sendiri, kamu tidak mengeluh dan tidak takut karena Tuhan pasti akan menyertai kamu, - Karunia takut akan Tuhan membuat seseorang tidak mau menyedihkan hati Allah, sehingga ia akan menghindari dan membenci dosa.
Contoh : saat kesulitan dalam mengerjakan soal ulangan, kamu tetap berusaha untuk mengerjakan sendiri dengan jujur, karena menyontek adalah perbuatan dosa.
Doa Mohon Tujuh Karunia Roh Kudus
Salah satu doa untuk memohon karunia Roh Kudus adalah doa Mohon Tujuh Karunia Roh Kudus. Doa ini dimasukkan dalam susunan doa Novena Roh Kudus. Novena Roh Kudus dilakukan dalam waktu 9 hari di antara dari Raya Kenaikan Tuhan Yesus ke Surga sampai Hari Raya Pentakosta. Namun, doa ini juga dapat didoakan setiap hari, misalnya pada saat pagi sebelum memulai aktivitas pada waktu Laudes. Doa ini dapat ditemukan dalam Puji Syukur no. 93
Hapalkan dan doakan doa tersebut dengan rutin setiap hari.
|
Datanglah, ya Roh Hikmat, turunlah atas diri kami, ajarlah kami menjadi orang bijak, terutama agar kami dapat menghargai, mencintai, dan mengutamakan cita-cita surgawi. Semoga kami Kau lepaskan dari belenggu dosa dunia ini. Datanglah, ya Roh Pengertian, turunlah atas diri kami. Terangilah budi kami, agar dapat memahami ajaran Yesus, Sang Putra, dan melaksanakannya dalam hidup sehari-hari. Datanglah, ya Roh Nasihat, dampingilah kami dalam perjalanan hidup yang penuh gejolak ini. Semoga kami melakukan yang baik dan menjauhi yang jahat. Datanglah, ya Roh Keperkasaan, kuatkanlah hamba-Mu yang lemah ini, agar tabah menghadapi segala kesulitan dan derita. Semoga kami Kau kuatkan dengan memegang tangan-Mu yang senantiasa menuntun kami. Datanglah, ya Roh Pengenalan akan Allah. Ajarlah kami mengetahui bahwa semua yang ada di dunia ini sifatnya sementara saja. Bimbinglah kami agar dapat menggunakan hal-hal duniawi untuk kemulian-Mu. Datanglah, ya Roh Kesalehan, bimbinglah kami untuk terus berbakti kepada-Mu. Ajarlah kami untuk menjadi orang yang tahu berterima kasih atas segala kebaikan-Mu dan berani menjadi teladan kesalehan bagi orang-orang di sekitar kami. Datanglah, ya Roh Takut akan Allah, ajarlah kami untuk takut dan tunduk kepada-Mu dimana pun kami berada. Tegakkanlah kami agar selalu berusaha melakukan hal-hal yang berkenan kepada-Mu. Amin. |
Baca juga : Doa-doa sebagai Sarana Menimba Karunia Roh Kudus
Jangan lupa, kunjungi pula media sosial kami!
Youtube : SD Strada Van Lith 1
Facebook : SD Strada Van Lith 1
Instagram : sdstrada_vanlith1
Recent Comments