Kembali ke : Halaman Utama
Pencak silat merupakan seni bela diri yang berasal dari Indonesia dengan ketangkasan membela diri dan penyerang untuk pertandingan. Seni bela diri pencak silat diwariskan secara turun temurun dari generasi ke generasi. Sebutan Pencak silat di beberapa daerah :
- Daerah Jawa orang sering menyebut pencak silat dengan istilah “pencak”,
- Daerah Sumatera menggunakan istilah “silat”
- Daerah Betawi dikenal dengan sebutan “maen pukul”
Pencak silat adalah bela diri yang terikat pada peraturan dan digunakan dalam belajar, latihan, pertunjukkan, maupun pertandingan Terdapat dua macam gerak dasar pencaksilat yaitu gerak nonlokomotor (gerakan di tempat) dan gerakan lokomotor (gerakan berpindah tempat)
Gerak Dasar Pencak Silat Nonlokomotor
-
Sikap Kuda-kuda
Dalam mempelajari sikap kuda-kuda, kamu perlu memahami delapan arah mata angin. Arah mata angin berfungsi sebagai acuan untuk melangkahkan kaki. Kuda-kuda delapan arah mata angin termasuk gerak nonlokomotor.
- Sikap Kuda-kuda Depan
Berdirilah tegak di pusat arah mata angin. Geser kaki kiri atau kanan ke depan. Berat badan bertumpu pada tungkai depan, posisi badan tegak dan pandangan ke depan. Tungkai depan ditekuk dan kaki belakang lurus. Telapak kaki belakang serong ke arah luar
- Sikap Kuda-kuda Belakang
Posisi awal berdiri tegak di pusat arah mata angin. Gerakkan kaki kiri atau kanan ke belakang, posisi badan condong ke belakang. Kaki pada posisi belakang ditekuk. Berat badan bertumpu pada tungkai belakang. Tungkai belakang dipakai sebagai tumpuan.
- Sikap Kuda-kuda Samping
Sikap kuda-kuda samping dilakukan dengan cara berdiri tegak di pusat mata angin. Geser salah satu kaki ke samping kiri atau kanan. Kaki yang posisinya tidak bergeser, diluruskan. Kaki yang bergeser, ditekuk ke samping. Berat badan bertumpu pada tungkai yang ditekuk.
- Sikap Kuda-kuda Tengah
Sikap awal, berdiri di pusat mata angin. Fokus pandangan ke depan. Kedua kaki dibuka ke samping melebihi lebar bahu. Kedua tungkai ditekuk dengan berat badan bertumpu di tengah. Selanjutnya, lakukan sikap kuda-kuda tengah dengan melangkah ke segala arah. Lakukan kegiatan ini dengan percaya diri.
- Sikap Kuda-kuda Silang Belakang
Sikap awal, berdiri tegak di pusat mata angin. Salah satu kaki dilangkahkan ke belakang dengan gerakan sedikit menyilang. Telapak kaki yang dipindah berada sejajar dengan telapak kaki lainnya. Badan tetap lurus agar tidak jatuh saat melakukan gerakan tersebut. Kemudian, berjalanlah ke depan dan lakukan sikap kuda-kuda silang belakang.
- Sikap Kuda-kuda Silang Depan
Posisi awal, berdiri tegak di pusat mata angin. Salah satu kaki dilangkahkan ke depan dengan sedikit menyilang. Kaki yang dipindah sejajar dengan kaki lain. Berat badan ditumpukan pada tungkai kaki depan.

-
Sikap Berdiri Tegak
Sikap tegak dalam pencak silat dapat divariasikan sesuai dengan kebutuhannya. Skap tegak digunakan sebagai awal melakukan gerakan berdoa, hormat, maupun melakukan gerakan lainnya. Sikap tegak yang ada 4 macam, sikap ini dapat divariasikan dengan sikap tegak itu sendiri ataupun dengan gerak nonlokomor lainnya. Tampak sikap tegak 1 dilakukan dengan berdiri tegak. Kedua tangan lurus di samping badan.
Sikap tegak 3 dilakukan dengan posisi berdiri tegak. Kedua tangan dikepalkan dan diangkat setinggi bahu. Sikap tegak 4 dilakukan dengan posisi kaki terbuka selebar bahu, badan tegak, dan kedua tangan disilangkan di depan dada.

-
Variasi Gerak Nonlokomotor Pukulan
Pencak silat juga memerlukan pukulan yang benar. Pukulan menjadi alat serangan dalam pencak silat. Kelincahan, ketepatan, dan kecepatan sebagai faktor penting dalam melakukan pukulan. berbagai jenis pukulan dalam pencak silat. Pukulan dalam pencak silat terdiri atas pukulan lurus, pukulan tegak, pukulan bandul, dan pukulan melingkar.

-
Variasi Gerak Nonlokomotor Tendangan
Pada pencak silat, tendangan dilakukan dengan tungkai kaki. Tendangan untuk menyerang lawan.
- Tendangan Lurus dan Tendangan Melingkar
- Tendangan Samping dan Tendangan “T”

-
Variasi Gerakan Nonlokomotor Tangkisan
Tangkisan merupakan gerak pembelajaran melalui kontak langsung atas serangan lawan. Tangkisan bertujuan mengalihkan dan menahan serangan lawan. Tangkisan terdiri atas tangkisan dalam, tangkisan luar, tangkisan atas, dan tangkisan bawah. Dalam melakukan tangkisan, pesilat hendaknya memiliki sikap kuda-kuda yang kuat.
- Tangkisan Dalam dan Tangkisan Luar
- Tangkisan Atas dan Tangkisan Bawah

-
Variasi Gerakan Nonlokomotor Elakan
Elakan adalah gerakan menghindari pukulan lawan dengan cara mengelak. Elakan dilakukan dengan memindahkan posisi tubuh untuk menghindari pukulan atau tendangan. Keterampilan gerak elakan terdiri atas elakan atas, elakan bawah, elakan samping, dan elakan berputar
- Elakan Atas dan Elakan Bawah. Gerakan elakan atas dan bawah diawali dengan sikap kuda-kuda depan.
- Elakan Samping dan Elakan Berputar

Gerak Dasar Pencak Silat Lokomotor
Merupakan gerakan yang dilakukan dengan cara melangkah berpindah tempat dengan tujuan untuk menghindar, menangkis, menyerang, mengelak dan gerak tipuan..
-
Gerak dasar Langkah
Pola gerak langkah memiliki fungsi penting dalam pencak silat. Mengapa? Pola gerak langkah dalam pencak silat berfungsi sebagai dasar tumpuan untuk berdiri kuat, dasar untuk pembelaan dan serangan, serta dasar menempatkan posisi yang kuat dan menguntungkan.
- Langkah Lurus
Pelaksanaan pola langkah lurus diawali dengan sikap kuda-kuda (nonlokomotor). Sikap kuda-kuda yang biasa digunakan, yaitu sikap kudakuda tengah dan kuda-kuda depan. Pada pola ini, bentuk gerakan bebas, boleh maju atau mundur (lokomotor).
- Langkah Berkelok-kelok

- Langkah Huruf “U”. Pola langkah huruf U disebut juga pola langkah ladam.
- Langkah Segitiga
- Langkah Segi Empat
- Langkah Huruf “S”

Variasi Gerakan Pencak Silat
- Variasi Gerakan Lokomotor Kuda-kuda, Tangkisan Atas, dan Tangkisan Bawah
Posisi awal sikap kuda-kuda, kemudian melakukan tangkisan atas. Lakukan langkah lurus dan tangkisan bawah.

- Variasi Gerakan Lokomotor Kuda-kuda, Pukulan Lurus, dan Tendangan.
Kedua tumit rapat dan ujung jari kaki membentuk sudut 90o . Langkahkan kaki kanan ke depan diikuti gerakan pukulan tangan kanan. Lengan kanan lurus. Selanjutnya, lakukan pukulan tangan kiri bersamaan dengan kaki kiri melangkah ke depan. Lakukan variasi tendangan dan tangkisan dengan kaki kanan. Posisi akhir, kembali ke sikap kuda-kuda.

Rangkuman
- Variasi gerak dalam pencak silat yang harus dikuasai, yaitu variasi gerak nonlokomotor dan lokomotor. Variasi gerak nonlokomotor dalam pencak silat terdiri atas sikap kuda-kuda, sikap pasang, sikap pukulan, tendangan, tangkisan, dan elakan. Variasi gerak lokomotor dalam pencak silat terdiri atas pola gerak langkah, variasi tangkisan atas dan bawah, serta variasi tangkisan dan elakan.
- Sikap kuda-kuda merupakan posisi menapak kaki untuk memperkukuh posisi tubuh. Sikap kuda-kuda yang kuat berperan mempertahankan posisi tubuh agar tidak mudah dijatuhkan lawan.
- Sikap tegak dalam pencak silat dapat digunakan sebagai sikap awal melakukan gerakan berdoa, hormat untuk memulai kegiatan ini. Sikap tegak terdiri atas 4 macam
- Pukulan sebagai alat serangan dalam pencak silat. Kelincahan, ketepatan, dan kecepatan menjadi faktor penting dalam melakukan pukulan. Gerak pukulan terdiri atas pukulan lurus, pukulan tegak, pukulan bandul, dan pukulan melingkar
- Tendangan digunakan untuk menyerang lawan. Tendangan terdiri atas tendangan lurus, tendangan melingkar, tendangan samping, dan tendangan “T”.
- Tangkisan merupakan gerak pembelajaran melalui kontak langsung atas serangan lawan untuk mengalihkan dan menahan serangan. Tangkisan terdiri atas tangkisan dalam, tangkisan luar, tangkisan atas, dan tangkisan bawah.
- Elakan merupakan gerakan menghindari pukulan lawan dengan cara mengelak. Elakan dilakukan dengan memindahkan posisi tubuh untuk menghindari pukulan atau tendangan. Keterampilan gerak elakan terdiri atas: elakan atas, elakan bawah, elakan samping, dan elakan berputar.
- Variasi gerak lokomotor dalam pencak silat dapat berupa variasi sikap kuda-kuda, tangkisan atas, dan tangkisan bawah serta variasi sikap kuda-kuda, pukulan lurus, dan tendangan.
- Pola gerak langkah dalam pencak silat merupakan perubahan pijakan kaki dari satu tempat ke tempat lainnya. Pola gerak dasar langkah dalam pencak silat antara lain langkah lurus, langkah berkelok-kelok, langkah huruf U, langkah segitiga, langkah segi empat, dan langkah huruf S
- Pola gerak langkah dalam pencak silat dapat dikombinasikan menjadi satu rangkaian gerakan
Recent Comments