Baca juga : Halaman Utama
Sebuah bangun ruang memiliki bidang permukaan. Jika permukaan bangun ruang dipotong pada beberapa rusuknya dan atau mengikuti pola tertentu, kemudian buka, akan terbentuk suatu gabungan dari beberapa bangun datar. Bentuk gabungan bangun datar tersebut dinamakan jaring-jaring dari bangun ruang.
Jaring-jaring adalah susunan bangun datar yang menyusun permukaan bangun ruang. Bentuk bangun-bangun datar itu bila disusun dengan pola tertentu, maka terbentuklah sebuah bangun ruang. Sebuah bangun ruang memiliki satu atau lebih jaring-jaring.
Dalam materi ini kita akan membahas jaring-jaring prisma segiempat. Prisma segiempat ada dua bentuk bangun yaitu : kubus dan balok. Perhatikan gambar berikut ini untuk memahami terbentuknya jaring-jaring kubus dan balok.
Model Terbentuknya Jaring-jaring Kubus

Model Terbentuknya Jaring-jaring Balok

Contoh Jaring-jaring Kubus dan Balok
Setelah memahami model terbentuknya, sekarang perhatikan beberapa contoh jaring-jaring kubus dan balok. Untuk kita ketahui, ragam jaring-jaring kubus yang terbentuk ada 11 buah, sedangkan banyak jaring-jaring balok lebih banyak lagi yaitu ada 54 buah. Wah, cukup banyak juga ya?
Amati beberapa contoh jaring-jaring berikut ini!


Amatilah pola susunan yang terbentuk, untuk jaring-jaring bangun ruang kubus masih cukup mudah dipahami karena tersusun dari bangun ruang persegi saja.
Tetapi untuk jaring-jaring balok tersusun terdapat 3 pasang bangun yang kongruen. Bangun-bangun penyusunnya bisa memiliki 2 kemungkinan:
- Terdiri dari 1 pasang bidang sisi berbentuk persegi, dan 2 pasang persegi panjang
- Terdiri dari 3 pasang bidang sisi berbentuk persegi panjang
Bila kamu salah memasangkan ukurannya, bisa jadi tidak terbentuk bangun yang diharapkan. Perlu penghitungan dan pertimbangan agar dua sisi bidang penyusun dapat digabungkan menjadi berupa rusuk. Oleh karena itu kamu perlu ketelitian dalam hal penempatan bangun-bangun datar penyusunnya.
Selamat belajar
Recent Comments