Baca juga : Halaman Utama

Dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, ada jenis kegiatan ekonomi dan pihak-pihak yang berperan dalam kegiatan ekonomi. Hal tersebut saling terkait dan berpengaruh satu sama lain. Mari kita pelajari jenis-jenis kegiatan ekonomi yang kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Komoditas Ekonomi

Sebelum membahas jenis-jenis kegiatan ekonomi, kita pahami komoditas ekonomi. Komoditas ekonomi adalah objek yang dihasilkan dalam kegiatan ekonomi. Komoditas ekonomi terdiri dari barang dan jasa.

Barang merupakan produk berwujud  yang bisa dilihat, disentuh atau dirasakan dan siap dijual kepada pelanggan. Jasa adalah fasilitas, manfaat atau bantuan yang diberikan oleh orang lain. Sehingga bisa dikatakan bahwa barang adalah objek yang diinginkan orang dimana dapat di mereka sentuh atau pegang. Sedangkan jasa adalah tindakan yang dilakukan seseorang untuk orang lain.

Barang merujuk pada produk konsumsi nyata atau komoditas yang ditawarkan oleh perusahaan kepada pelanggan dengan balas jasa berupa  uang.  Barang-barang tersebut memiliki karakteristik fisik, misalnya memiliki bentuk, penampilan, ukuran, berat, dan lain-lain.

Ciri Barang dan Jasa
a. Barang 

  1. Berwujud, terlihat, dapat dirasakan, disentuh ataupun dicicipi.
  2. Mempunyai nilai dan manfaat yang bisa dirasakan saat digunakan
  3. Apabila digunakan, nilai, manfaat, dan bendanya sendiri dapat berkurang atau bahkan habis
  4. Produksi barang banyak menggunakan tenaga mesin

b. Jasa

  1. Tidak berwujud, abstrak atau tidak terlihat, dirasakan, disentuh ataupun dicicipi sebagaimana suatu barang.
  2. Hasil dari jasa, tidak akan sama persis meskipun dikerjakan oleh satu orang. Apalagi ketika dikerjakan oleh orang yang berbeda maka besar kemungkinan hasilnya juga jauh berbeda.
  3. Tidak dapat disimpan, atau dijual kembali kembali karena bersifat langsung dikonsumsi dan tidak tahan lama.
  4. Produksi jasa banyak menggunakan tenaga manusia.

Restoran tidak hanya memproduksi makanan, tetapi juga memproduksi jasa layanan makan.

Jenis-jenis Kegiatan Ekonomi
A. KEGIATAN PRODUKSI

Produksi dapat diartikan sebagai sebuah kegiatan membuat atau menciptakan komoditas ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Hasil produksi disebut produk. Produk dapat berupa barang atau jasa.

Pihak yang melakukan kegiatan produksi disebut produsen. Produsen biasanya dapat berupa orang, kelompok orang, atau badan usaha yang dapat menciptakan suatu barang atau jasa. Jika kamu sudah bisa menghasilkan suatu produksi sendiri, baik barang atau jasa, maka kamu sudah bisa dikatakan sebagai seorang produsen. Misalnya ada seseorang yang sudah bisa memproduksi makanan roti yang kemudian dijual kepada teman-temannya.

Produksi ada 3 golongan yaitu :

  1. Produksi hulu, yaitu menghasilkan barang untuk menjadi bahan pembuatan barang lain, seperti benang dan kain.
  2. Produksi hilir, yaitu menghasilkan barang siap pakai, seperti pakaian
  3. Produksi jasa, yaitu menghasilkan layanan tertentu, seperti sopir dan pramusaji restoran

Kegiatan produksi tidak bisa dilepaskan dari faktor-faktor produksi. Faktor-faktor produksi dapat memengaruhi naik turunnya tingkat produksi, seperti :

  1. Sumber daya manusia (tenaga kerja)
  2. Sumber daya alam
  3. Modal

Dalam melakukan kegiatan produksi tentunya ada tujuannya. Berikut tujuan-tujuan dari kegiatan produksi :

  1. Menghasilkan atau menciptakan barang atau jasa yang bermanfaat bagi konsumen
  2. Meningkatkan kualitas suatu barang atau jasa
  3. Meningkatkan keuntungan suatu usaha supaya perusahaan dapat berkembang
  4. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat
  5. Dapat membuka lapangan pekerjaan

Produksi kerajinan merupakan produksi barang dari golongan produksi hilir.

B. KEGIATAN KONSUMSI

Kegiatan konsumsi adalah suatu kegiatan memakai atau menghabiskan suatu komoditas ekonomi (barang atau jasa) dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya. Setiap manusia manusia yang menggunakan atau menghabiskan barang atau jasa disebut sebagai konsumen.

Ada 3 bentuk kegiatan konsumsi, yaitu

  1. Konsumsi sekaligus, misalnya makanan dan minuman
  2. Konsumsi secara bertahap, misalnya penggunaan pakaian atau barang-barang elektronik
  3. Konsumsi produktif, konsumsi untuk menciptakan barang atau jasa lain

Dalam kegiatan ekonomi ada sebuah keunikan. Seorang konsumen belum tentu menjadi seorang produsen, tetapi seorang produsen sudah pasti bahwa ia seorang konsumen. Hal ini dikarenakan seorang produsen akan menjadi konsumen ketika membeli bahan-bahan utama proses produksi. Misalnya, produsen tempe akan membeli kedelai untuk menghasilkan produk berupa tempe.

Semakin besar tingkat konsumsi pada suatu masyarakat, maka dapat menandakan bahwa masyarakat tersebut sedang mengalami kemakmuran atau kesejahteraan.

Pada dasarnya, setiap manusia ketika melakukan kegiatan konsumsi sangat disesuaikan dengan kebutuhan hidupnya, maka kegiatan konsumsi antara konsumen yang satu dengan konsumen lainnya juga berbeda. Hal-hal yang mempengaruhi naik turunnya tingkat konsumsi adalah :

  1. Pendapatan masyarakat
  2. Harga barang atau jasa
  3. Gaya hidup dan selera
  4. Situasi sosial ekonomi, seperti adanya Pendemi Covid-19
  5. Ketersediaan barang atau jasa pengganti

Ada beberapa tujuan yang terdapat dalam kegiatan konsumsi, yaitu:

  1. Memenuhi kebutuhan
  2. Memberikan kepuasan terhadap diri sendiri
  3. Menciptakan barang baru yang lebih bernilai

Menonton televisi merupakan kegiatan konsumsi.

C. KEGIATAN DISTRIBUSI

Distribusi adalah suatu kegiatan yang bertujuan untuk menyalurkan komoditas ekonomi dari produsen ke konsumen. Kegiatan distribusi dapat dilakukan oleh lembaga atau perorangan. Lembaga atau perorangan yang melakukan kegiatan distribusi disebut distributor.

Ada 3 bentuk kegiatan distribusi yaitu :

  1. Pengangkutan barang, seperti melalui ekspedisi dan kurir
  2. Penyimpanan, seperti adanya pergudangan barang
  3. Perdagangan, yaitu dengan jual beli, melalui pasar

Kita mengenal ada pekerjaan kurir atau pihak ekspedisi yang mengangkut barang. Mereka termasuk distributor karena menyimpan dan mengantarkan barang kepada konsumen. Namun, tidak hanya pihak yang mengangkut barang. Sering kali tidak kita menyadari pedagang sebagai distributor. Pedagang itu juga merupakan distributor karena menyalurkan barang kepada konsumen.

Hal-hal yang mempengaruhi naik turunnya tingkat distribusi adalah :

  1. Faktor konsumen (pola pembelian dan kebiasaan)
  2. Faktor barang (ukuran barang, barang mudah rusak atau tidak, cara pengemasan barang, dll)
  3. Faktor pengguna layanan

Kegiatan distribusi memiliki beberapa tujuan di antaranya:

  1. Menyalurkan barang yang berasal dari produsen kepada konsumen secara tepat
  2. Dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap suatu barang
  3. Menjamin keberlanjutan produksi
  4. Hasil produksi dapat digunakan oleh konsumen dengan baik

Pedagang adalah seorang distributor, pembeli adalah seorang konsumen.

Uniknya, seorang kurir atau jasa layanan pengiriman, dapat berperan sebagai tiga pelaku ekonomi sekaligus lho, tetapi kita harus dapat membedakan dan menjelaskan alasannya.

  1. Sebagai produsen, karena mereka menghasilkan jasa pengiriman barang.
  2. Sebagai konsumen, karena mereka menggunakan kendaraan dan bahan bakar untuk mengirim barang.
  3. Sebagai distributor, karena mereka mengantarkan barang kepada konsumen.

Namun, dari ketiga hal tersebut hal yang paling dominan berdasarkan fungsi utamanya adalah sebagai distributor.

Kurir yang memiliki 3 peran pelaku ekonomi sekaligus.

Bisakah kamu menemukan contoh hal lain yang memiliki beberapa fungsi pelaku ekonomi seperti di atas?
Ayo, diskusikan bersama teman-temanmu!