Kembali ke : Halaman Utama

 

Kita pasti pernah minum teh dan kopi. Teh dan kopi diseduh dalam air panas, ditambah dengan sedikit gula. Wah, sungguh nikmat. Antara air dan minuman teh dan minuman kopi memiliki perbedaan ciri-ciri. Air murni merupakan materi tunggal sementara minuman teh dan kopi merupakan materi campuran. Benda-benda itu berbeda karena tersusun oleh zat-zat yang berbeda pula. Di dunia ini ada dua macam kategori zat yang dibedakan berdasarkan penyusunnya yakni: zat tunggal (zat murni) dan zat campuran.

 

Zat Tunggal

Zat tunggal atau zat murni adalah zat yang hanya mengandung satu macam penyusun. Di sekitar kita bisa dilihat banyak contoh yang termasuk dalam zat tunggal misalnya emas, kayu, garam dapur, gula murni, air, dll. Zat murni tidak bisa diuraikan atau dibagi-bagi lagi menjadi zat lain yang lebih sederhana.

Salah satu contoh zat tunggal adalah air murni. Ciri-ciri air bersih adalah sebagai berikut :

  • Tidak berwarna
  • Tidak berasa
  • Tidak berbau
  • Tidak mengandung mikroorganisme yang berbahaya
  • Tidak mengandung logam berat

Zat Campuran

Zat campuran adalah zat atau benda atau materi yang disusun atas beberapa campuran unsur zat tunggal. Ada banyak jenis zat campuran yang bisa dijumpai di sekitar lingkungan kita. Zat campuran ini masih bisa diuraikan lagi menjadi zat tunggal.

Terdapat dua macam zat campuran yaitu:

  1. Campuran Homogen

Campuran homogen merupakan campuran yang berasal dari zat-zat penyusun yang sempurna tercampur sehingga tidak lagi bisa dilihat zat aslinya. Campuran homogen yang terjadi di dalam zat cair dinamakan larutan.

Contoh-contoh campuran misalnya, larutan garam; garam yang dicampur dalam segelas air, kemudian diaduk rata hingga garamnya tidak terlihat lagi. Kita tidak dapat membedakan mana air murni dan mana garam dalam campuran tersebut. Contoh lain adalah larutan gula yang terdiri atas campuran air dan gula, apabila diaduk rata zat-zat penyusunnya sulit dibedakan lagi. Ini karena campurannya homogen atau menjadi satu. Begitu juga air yang diberi dengan pewarna minuman seperti kita temukan pada minuman sachet. Air dan pewarna tambahan menyatu dengan baik sehingga tidak dapat dibedakan satu sama lain.

Perunggu juga merupakan dalam campuran homogen karena terbuat dari campuran zat tembaga dan timah atau zat kimia lain yang melebur sehingga tak bisa dilihat lagi zat aslinya. Emas putih juga adalah campuran homogen dari emas, perak serta tembaga.

Udara juga merupakan campuran yang terdiri dari berbagai macam jenis gas, seperti oksigen, nitrogen, karbon dioksida, dan lainnya. Gas elpiji yang kerap digunakan memasak adalah campuran dari beberapa jenis gas yang tak bisa dipisahkan lagi.

  1. Campuran heterogen

Campuran ini terdiri dari zat penyusun yang tidak sempurna tercampur. Zat penyusun yang ada di dalamnya masih bisa dilihat dan dibedakan satu sama lain.

Contoh-contoh campuran heterogen adalah minuman kopi hitam, yang endapan kopinya masih bisa dilihat dan dipisahkan dari air. Campuran air dan tanah pun lama kelamaan dapat terpisah. Air dan minyak juga akan mudah dibedakan saat dicampur.

Contoh lain adalah pasir halus yang terbang bersama angin, akan terpisah jika angin tak lagi kencang bertiup. Sayur sup yang terdiri dari berbagai campuran namun masih bisa dipisahkan zat penyusunnya. Demikian pula minuman seperti es campur, es boba, dan lainnya yang merupakan contoh dari campuran heterogen.

Zat campuran heterogen dapat dibedakan lagi menjadi dua yaitu: (1) campuran heterogen suspensi; merupakan campuran heterogen yang dapat membentuk endapan, misalnya minuman kopi hitam, dan (2) campuran heterogen koloid; merupakan campuran heterogen yang tidak dapat membentuk endapan, misalnya campuran air dengan minyak, debu halus yang terus terbang mengikuti angin, debu yang tidak tercampur namun juga tidak mengendap.

Materi pencampur dapat mengendap karena adanya beberapa faktor yaitu :

  • Adanya gaya gravitasi bumi. Gaya gravitasi menarik semua materi di permukaan bumi ke arah inti bumi.
  • Adanya perbedaan berat jenis antara jenis materi yang dicampurkan. Misalnya, air yang dicampur dengan kopi. Bubuk kopi memiliki berat jenis yang lebih besar daripada air.

 

 


Jangan lupa, kunjungi pula media sosial kami!
Youtube : SD Strada Van Lith 1
Facebook : SD Strada Van Lith 1
Instagram : sdstrada_vanlith1

 

Sebarkan artikel ini