Mulai hari Senin, 26 April hingga 5 Mei 2021, siswa kelas VI SD Strada Van Lith I menghadapi Ujian Sekolah (US) tertulis. Kegiatan Ujian Sekolah ini tetap secara daring karena belum memungkinkan untuk tatap muka. Moda daring yang digunakan adalah aplikasi Zoom. Para siswa menggunakan ponsel pintar atau laptop mereka masing-masing dari rumah. Untuk siswa yang menggunakan ponsel pintar, mereka diwajibkan mengaktifkan fitur layar terpisah (split sreen) agar tetap dapat melakukan komunikasi dengan pengawas.

Peserta Ujian Sekolah kelas VI SD Strada Van Lith I berjumlah 65 siswa. Siswa dibagi dalam 4 ruang ujian berbentuk ruang pemisah (breakout room) dengan masing-masing ruang ujian 2 orang pengawas. Ruang 1 dan 2 terdiri dari 20 siswa, ruang 3 terdiri dari 15 siswa dan ruang 4 terdiri dari 10 siswa. Pembagian ruang ujian disesuaikan dengan petunjuk dalam Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Sekolah.

Sebelum mengerjakan soal, para peserta ujian masuk dalam tautan Zoom pada pukul 07.15. Waktu-waktu awal digunakan untuk melakukan doa bersama, mengisi presensi dan mendengarkan pesan-pesan. Kepala Sekolah SD Strada Van Lith I, Ibu Florentina Andri, S.Pd selalu menekankan pentingnya kejujuran dalam segala situasi, termasuk dalam situasi jarak jauh dari pengawas ujian (daring). Beliau juga selalu mengingatkan ketelitian dalam mengerjakan soal dengan membaca ulang soal dan tidak perlu terburu-buru.

Setelah persiapan, pada pukul 07.45, para peserta ujian memasuki ruang ujian masing-masing dalam fitur ruang pemisah (breakout room) di Zoom. Di dalam breakout room, mereka mengerjakan soal ujian selama 2 jam, mulai pukul 08.00 sampai 10.00. Lima menit sebelum jam ujian berakhir, pengawas mengingatkan agar segera mengirim jawaban. Tepat pukul 10.00, akses soal ditutup. Peserta ujian kembali ke ruang utama Zoom untuk melakukan evaluasi dan doa penutup.

Setiap hari proses kegiatan Ujian Sekolah selalu dimonitor oleh Pengawas TK/SD Strada Cabang Jakarta Pusat-Barat-Selatan (Jakpusbarsel), Bpk. Agustinus Hardiyanto, S.Ag. Selain itu, pada hari keempat US, hadir pula dalam monitoring, Pengawas SD Binaan I Dinas Pendidikan Kecamatan Kemayoran, Drs. Sarwan, M.Pd. Beliau melakukan monitoring dinas berkaitan dengan pelaksanaan US dan masuk ke ruang ujian untuk sejenak memeriksa pelaksanaan ujian di ruang-ruang.

Kendala dalam pelaksaan Ujian Sekolah tidak terlepas dari jaringan internet yang digunakan. Terkadang tanpa diduga terjadi penurunan kecepatan internet, baik di sekolah, maupun di sekitar tempat tinggal para siswa. Hal ini kerap terjadi karena penggunaan internet selama Pandemi Covid-19 ini cukup tinggi. Penurunan kecepatan internet menganggu proses berlangsungnya ujian. Namun, sejauh ini selalu dapat diatasi berkat komunikasi dan kerja sama yang baik antar pengawas ruang dan panitia ujian.