Elsa, murid kelas IIIB SD Strada Van Lith I berhasil menjadi Juara Harapan I menyanyi tingkat SD yang diselenggarakan dalam rangka Hari Ulang Tahun Perkumpulan Strada ke-96 yang diikuti oleh 521 murid sekolah-sekolah Strada.

Siapa sangka, kemenangan itu diraih karena kepandaiannya mengolah rasa bosan saat pandemi Covid-19. Elsa memanfaatkan waktu stay at home dengan berlatih bernyanyi. Untuk menghilangkan rasa bosannya Elsa meminta ibunya membelikan sebuah gitar untuknya. Dalam waktu singkat, dengan diajari ibunya, Elsa sudah lancar bermain gitar.

Dalam video lombanya, Elsa bernyanyi sambil memetik gitar. Ditambah dengan kualitas vokal yang baik dan ekspresi yang tepat penampilan Elsa dipilih sebagai salah satu pemenang lomba.

Nama lengkapnya Elsa Vinicia Simbolon, lahir di Jambi pada tanggal 3 Agustus 2011. Sekarang, tinggal bersama ibunya; H. br. Sitompul. Mereka tinggal di Rusun Kemayoran, Kelurahan Kebon Kosong. Ayahnya A. Simbolon seorang petani di Jambi. Elsa bersekolah di Strada sejak kelas I SD.

Elsa merupakan anak yang lincah dan selalu bersemangat. Keinginannya untuk selalu mengembangkan diri sangat besar. Elsa pernah menjadi ketua kelas IIIB dalam satu periode selama 3 bulan. Nilai-nilai pelajarannya pun selalu memuaskan. Elsa juga mengikuti ekstrakurikuler drumband, sebagai pemegang pianika dan bells. Selain itu Elsa selalu aktif dalam Pramuka.

Kali ini, penulis sempat mengobrol santai bersama Elsa melalui chatting di Whatsapp. Berikut ini obrolan saya dengan Elsa.

Selamat, ya Elsa, bisa menjadi Juara Harapan I Lomba Menyanyi. Bagaimana perasaanmu?

Wah, saya tidak menyangka kalau akan menjadi salah satu pemenang lomba. Yang saya tahu pesertanya banyak, pasti dari sekolah-sekolah lain banyak yang terampil menyanyi juga. Begitu diumumkan sebagai pemenang, saya bangga. Ini berkat pendampingan guru saya, Pak Albert, dan juga bantuan mama saya. Puji Tuhan, prestasiku bisa membawa nama baik sekolah.

Benar, Elsa. Guru-guru juga ikut senang. Menurut Elsa, apakah prestasi itu?

Menurut saya, prestasi itu dalah nilai tambah dalam suatu hal. Dalam hal apa saja, bukan hanya soal pelajaran. Prestasi juga bukan hanya sebuah kebetulan, tetapi harus diperjuangkan.

Sekarang, Elsa mencetak prestasi non-akademik. Elsa juga termasuk murid yang cerdas dalam pelajaran di kelas. Bagaimana pendapatmu?

Apapun bentuk prestasi, tidak boleh kita beda-bedakan. Tidak ada prestasi yang lebih tinggi atau lebih rendah. Setiap prestasi, besar atau kecil, pasti selalu akan bermanfaat dan bermakna untuk masa depan nanti.

Apa cita-cita, Elsa?

Saya ingin menjadi seorang pramugari.

Cita-cita yang bagus. Apa yang sudah Elsa lakukan untuk dapat menjadi seorang pramugari?

Saya selalu belajar dengan tekun, tanpa rasa lelah. Saya juga tidak takut mencoba. Kalau bingung saya bertanya. Dari sekarang saya sudah mulai berlatih cara berjalan dengan postur tubuh yang baik.

Semoga tercapai cita-citamu, ya. Ngomong-ngomong, apa gunanya keterampilanmu bernyanyi dan bermain musik saat kamu jadi pramugari?

Walaupun bekerja sebagai pramugari, tidak melulu di pesawat. Saya bisa menggunakan kemampuan saya untuk tampil di gereja untuk memuji Tuhan. Saat ada pertemuan-pertemuan tertentu, sayapun juga bisa menunjukkan keterampilan saya. Selain itu, bernyanyi dan bermain musik juga menjadi salah satu cara untuk berekreasi saat tidak bekerja.

Wah, hebat. Terakhir, apa pesanmu untuk teman-temanmu?

Pesanku untuk teman-temanku. Tetaplah semangat dalam belajar di rumah. Apapun cita-cita kita harus giat belajar agar tercapai. Pergunakan waktu luang dengan melakukan hal-hal positif untuk semakin memperkaya keterampilan kita.

Video lomba menyanyi HUT Strada, Elsa Vinicia Simbolon. Yuk, dengarkan suara merdunya.

 

Tak hanya itu saat hari Kartini lalu, Elsa juga menjadi nominasi terbaik di kelas IIIB.

 

 

Selamat atas prestasimu Elsa. Tetaplah rendah hati, walaupun berhasil menjadi pemenang, Selalu berjuang dengan penuh keyakinan dalam mencapai cita-cita. Kembangkan lebih banyak lagi keterampilan untukmu.

Bagi murid-murid SD Strada Van Lith I yang lain, ayo jangan kalah. Cetak prestasi-prestasi yang lain. Manfaatkan waktu-waktu luangmu, waktu ‘stay at home’-mu dengan melakukan kegiatan yang positif. Tidak usah ragu. Ingat kata Elsa, setiap prestasi pasti akan bermakna dam bermanfaat untuk masa depanmu nanti.

 

Penulis : Albertus R. Narpenda