Hari Jumat, 20 September 2019, siswa-siswi SD Strada Van Lith I memperingati Hari Ozon. Peringatan ini dilaksanakan atas keprihatinan Perkumpulan Strada terhadap rusaknya ozon yang melindungi bumi. Siswa-siswi dengan tertib memasuki aula untuk menyaksikan film animasi pendek “Ozzy Ozone”. Film tersebut bercerita tentang sebuah molekul ozon bernama “Ozzy” yang bekerja sama dengan seekor burung albatros bernama “Alberta” untuk menyelamatkan beberapa orang dari bahaya yang diakibatkan oleh kerusakan ozon. Siswa-siswi cukup antusias menyimak film animasi tersebut.
Setelah penayangan film animasi, dilanjutkan dengan presentasi dan tanya jawab yang dibawakan oleh Bu Sri Widhi Astuti. Beliau mempresentasikan dengan penuh semangat. Sebuah globe diperagakan di depan murid-murid. Suasana aula menjadi tenang karena siswa memperhatikan dengan sungguh-sungguh.

Bu Widhi menyampaikan dengan fokus pada pengurangan sampah plastik dan sterofoam. Sampah-sampah tersebut mengakibatkan pencemaran tanah yang dapat merusak kesuburan dan membuat tanaman-tanaman sulit berkembang. Jika dibiarkan, tanaman-tanaman yang terkena sampah akan mati. Siswa-siswi diharapkan agar bisa menggunakan bahan yang ramah lingkungan seperti botol minum yang dapat dipakai berulang kali. Bi Widhi juga meminta siswa-siswi tegas menolak penggunaan sterofoam, plastik sekali pakai dan sedotan.

Usai presentasi dan tanya jawab di aula, aksi nyata dilakukan dengan menyiram tanaman dan menanam tanaman dan menanam tanaman. Siswa kelas I, II dan III, menyiram tanaman yang sudah tumbuh di selasar depan kelas masing- masing. Sementara itu, siswa kelas IV, V dan VI menanam bibit tanaman di kebun sekolah. Keceriaan dan sukacita terpancar dari wajah anak-anak karena mereka telah melakukan aksi penyelamatan ozon dengan cara-cara sederhana. Mereka dengan penuh cinta menyiram dan menanam bibit tanaman. Mereka sungguh-sungguh mengingat pezan Ozzy dalam film animasi tadi; “Jangan lupa, anak-anak di dunia dapat membuat perubahan. Sebab apapun yang kau lakukan untuk melindungi lingkungan, dapat menjadi bermanfaat (pasti memiliki manfaat, red)”

ARN
Recent Comments